April Project - Sebuah Antologi Cerpen Blogger Indonesia - 2005

 

 

Orang Bilang...

(halaman 1 dari 3)

 

Herlyanti

Orang bilang jadi single itu susah, apalagi kalo udah terbiasa punya pacar. Orang bilang jadi single itu enggak enak, karena enggak ada yang bisa dimanjain. Orang bilang jadi single itu tabu, karena itu nunjukkin kalo kamu enggak laku di dunia percintaan. Orang bilang jadi single itu membosankan, malem mingguan enggak pernah romantis. Orang bilang kalo orang jomblo pede itu cuman tipuan belaka. Orang bilang ini, itu. orang bilang semuanya... orang bilang!

Tersadar dari khayalan yang tidak akan berhenti, Jingga cuman bisa menghela nafas. Status single benar-benar membuat dirinya tidak bisa tidur. Apa kata orang kalo mereka tahu bahwa Jingga, anak yang termasuk populer ternyata berstatus single?

Ketakutan itu membuatnya enggan untuk menceritakan kisah cintanya kepada Neen semakin besar. Selama ini Neen hanya tahu bahwa Jingga sedang menjalin kisah dengan seorang anak cerdas yang bernama Arman. Yang Neen tahu adalah hubungan mereka yang mulus bagai jalan tol, tanpa ada orang ketiga atau orang keempat. Hubungan Jingga-Arman adalah jalinan kisah romantis yang hanya dimiliki dua orang tersebut.

Keputusan Arman untuk pergi dan meninggalkan Kampus Depok itulah yang membuat Jingga berpikir untuk memutuskan hubungan. Selama ini ia tahu bahwa Arman sangat perhatian dan sayang Jingga. Hubungan mereka yang sudah berjalan selama 2 tahun membuat iri banyak pasangan. Bahkan Neen pernah membuat pernyataan bahwa Jingga-Arman suatu saat nanti akan menikah. Ah, Neen. Bagi Jingga, ketidakhadiran Arman akan sangat mengganggu hidupnya. Keabsenan Arman untuk berdebat dan sharing akan menghilangkan separuh hatinya.

 ke atas

Jingga sudah mengemukakan hal ini kepada Arman, ia mengatakan bahwa hubungan jarak jauh hanya akan menyakitkan mereka berdua. Setiap kali Jingga meminta Arman untuk tinggal, Arman selalu menolak. Arman mengatakan bahwa itulah yang ia inginkan, itulah mimpinya, untuk pergi dari Kampus Depok dan mencari pengalaman di negeri orang. Arman selalu mengatakan hal itu dengan pandangan yang berbinar-binar, Jingga hanya bisa mengalah dan mengalah.

Mengalah dengan keputusan Arman untuk terus mempertahankan hubungan mereka.

Akhirnya, Arman pergi juga. Sama seperti cerita AADC, Jingga mengantarkan Arman sampai ke bandara dan mengucapkan selamat jalannya. Sekarang, Jingga sendirian, di Kampus Depok. Cuman ada Neen yang selalu menemaninya makan siang,

“ Seharusnya ada Arman disini” , pikir Jingga selalu.

Kesendirian Jingga menarik minat banyak teman laki-lakinya. Mereka selalu bertanya pada Neen apakah hubungan Jingga-Arman baik-baik saja. Dan Neen hanya mengatakan apa adanya.

“ Ya, mereka baik2 saja”

Dan itu mengecewakan banyak hati.

 
1 2 3
Untuk menjadi perhatian,
semua tulisan di sini adalah karya dan hak cipta penulis masing-masing. Dilarang menerbitkan kembali tulisan cerpen (dalam bentuk apapun), tanpa sepengetahuan dan seizin penulis yang bersangkutan.
Copyright ©2007 Designed by cinila.com  - contact