April Project - Sebuah Antologi Cerpen Blogger Indonesia - 2005

 

 

Cukup Suara Kamu

(halaman 3 dari 3)

 

Perempuan itu lalu mematikan telefon genggamnya, menghapus butiran air mata yang meleleh, dan menenangkan diri. Tidak.. tidak! Dia tidak mau menangis lagi. Semuanya sudah diputuskannya. Seberat apapun akan ditanggunanya sendiri. Lalu dipandangnya perutnya dan disentuhnya perlahan dan lembut.

“Itu tadi suara ayahmu nak, kamu tidak akan mendengarnya menyuarakan adzan di telingamu nanti, maafkan bunda..”

Dipasangnya lagi kacamatanya, lalu dengan ketenangan yang dia sendiri tidak bisa bayangkan, berjalan ke arah kasir membayar minuman yang telah dipesannya. Sempat terpikir olehnya jumlah uang yang ada di tabungannya. Entah bagaimana harus melanjutkan hidupnya mempertaruhkan keadaan diri dan kandungannya. Sementara pekerjaan tetapnya telah pula ia lepaskan. Ah namun hatinya tidak lagi seberat kemarin. Setidaknya kamu telah mendengarkan suaranya nak, setidaknya begitu.. setidaknya kamu telah mengenal suaranya.

“Semoga Tuhan memberkatimu mas.. bahagialah bersama keluarga, anak dan istrimu.. “

 ke atas

Dan diarahkannya kakinya ke jalan, menunggu taksi yang lewat berikutnya untuk lalu pulang. Di belakangnya suara Norah Jones masih terdengar sayup bernyanyi dari piringan digital di café itu, ah lelaki itu bahkan tidak lagi mengenalinya dengan postur tubuhnya sekarang.

Come away with me and we'll kiss
On a mountain top
Come away with me
And I'll never stop loving you

And I want to wake up with the rain
Falling on a tin roof
While I'm safe there in your arms
So all I ask is for you
To come away with me in the night
Come away with me …………………

 

 

Yogyakarta, 9 April 2004

 
1 2 3
Untuk menjadi perhatian,
semua tulisan di sini adalah karya dan hak cipta penulis masing-masing. Dilarang menerbitkan kembali tulisan cerpen (dalam bentuk apapun), tanpa sepengetahuan dan seizin penulis yang bersangkutan.
Copyright ©2007 Designed by cinila.com  - contact